Thursday, March 17, 2011

kutipan buku

Setan waswas
Dalam surat Ali Imran 135,Alloh berfirman, Dan orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri,mereka ingat akan Alloh lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain Alloh? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan keji nya itu, sedang mereka mengetahuinya. Beberapa riwayat menyebutkan bahwa saat ayat ini turun, iblis mengasingkan diri ke gua tsur, yang tertinggi di Mekah. Di sana,dia berteriak dengan suara paling lantanguntuk mengumpulkan keturunannya dan para sahabatnya. Saat semua telah hadir,dia berkata,”Baru saja turun sebuah ayat (berkenaan dengan mengingat ancaman siksa Alloh dan tobat)yang bias membuat semua tipuan kita sia-sia belaka. Siapakah di antara kalian yang memiliki usul dan jalan keluar untuk mengatasi masalahini?” seorang setan angkat bicara, “Aku akan mengajak manusia berbuat dosa ini dan itu sehingga pengaruh ayat tersebut akan berkurang.” Iblis menolak usulan itu. Yang lain ikut bersuara, mengusulkan hal serupa , dan lagi-lagi iblis menolak. Sampai akhirnya, setan yang bernama Al-waswas Al-khannas mengusulkan “member janji-janji,iming-iming, dan angan-angan kepada manusia sehingga mereka mudah tergelincir dalam dosa”,”Aku,”katanya,”akan membuat mereka lupa beristigfar dan menjauhkan manusia dari keinginan bertobat dengan bermacam-macam harapan akan rahmat dan ampunan Alloh.” Iblis segera menerima usulan itu. Katanya,”mulai sekarang,itulah tugas dipundakmu.” Setan waswas melancarkan tipu dayanya sejak itu,meniupkan bisikan lembut ketelinga banyak manusia. Satu bentuknya adalah bisikan tentang luasnya rahmat Alloh. Inilah bisikan yang berpotensi menghancurkan siapa saja yang tidak mengimbanginya dengan menguratkan di hati kecemasan akan siksa-Nya.

buku "menyerap energi ketuhanan"

No comments:

Post a Comment